Teknik Lamaran Kerja Yang Sulit Ditolak

job-proposalPernahkah anda setelah susah-susah memasukkan lamaran kerja namun setelah diinterview anda ditolak karena alasan anda dirasa tidak memiliki dedikasi yang cukup untuk layak diterima di perusahaan yang anda lamar.

Padahal anda sudah merasa cukup paham akan peran dari posisi yang anda lamar tersebut, baik dari disiplin ilmu yang anda ambil di masa kuliah maupun dari pengalaman kerja yang telah anda dapatkan sebelumnya. Kisah berikut ini mungkin akan dapat menginspirasi anda akan teknik melamar yang mungkin akan sulit untuk ditolak oleh personalia perusahaan tersebut.

Kisah ini dikutip dari pengalaman seorang pelamar kerja bernama Alexandre. Ia mencoba melamar pekerjaan pada sebuah perusahaan media ternama di US. Dengan berbekal pengetahuan yang ia dapat dari masa kuliah tentang jurnalistik dan pengalamannya membuat berbagai karya tulis yang ia pajang pada blog pribadi maupun komunitas, ia merasa percaya diri untuk melamar pada perusahaan tersebut.

Karena surat dan kelengkapan lamaran kerjanya sudah mencukupi kriteria yang disyaratkan oleh perusahaan iapun dipanggil layaknya pelamar lainnya untuk diinterview. Namun setelah wawancara selesai, bagian personalia dengan berat hati menyampaikan bahwa ia belum dapat diterima di perusahaan tersebut karena masih dirasa kurang cukup pengalaman untuk posisi pekerjaan yang dikehendakinya.

Alexandre pun pulang dengan rasa kecewa dan merasa bahwa ia telah diremehkan sementara ia percaya kemampuannya cukup dapat dibanggakan. Alexandre kemudian ingin membalas email ucapan maaf dari bagian personalia tersebut karena lamarannya tidak diterima. Namun Alexandre teringat akan suatu percakapan dengan bagian personalia perusahaan media tersebut bahwa mereka sedang merancang ulang website berita perusahaan tersebut. Kemudian Alexandre tidak sungkan-sungkan menuliskan 10 ide perancangan ulang website berita perusahaan tersebut, yang ia yakini dapat membantu perusahaan itu membuat website berita yang lebih baik.

Setelah bagian personalia perusahaan tersebut membaca email yang dikirim oleh Alexandre, mereka terkejut dan membalas email Alexandre dengan kalimat “Kami sangat kagum akan ide-ide yang anda usulkan untuk perancangan ulang website berita perusahaan kami. Bahkan saya rasa masih lebih baik dari apa yang kami kerjakan akhir-akhir ini. Saya kagum anda dapat menghasilkan ide yang bagus padahal hanya sedikit yang saya singgung soal itu pada pembicaraan kemarin. Saya tidak sabar untuk menginterview anda kembali.”

Bayangkan, apa yang dapat anda lakukan dengan ide anda, anda bisa memutar balikkan keadaan sesuai dengan keinginan anda. Mungkin kondisi yang anda alami belum tentu persis sama dengan kesempatan yang didapatkan Alexandre, tapi setidaknya sekarang kita mengetahui bahwa pada saat bagian personalia perusaah menginterview anda, mereka sedang mengharapkan orang yang dapat memberikan solusi yang terbaik bagi perusahaan mereka. Jika perusahaan tidak memberikan kesempatan bagi anda untuk unjuk gigi, kenapa anda tidak menciptakan sendiri kesempatan bagi mereka untuk melihat gigi anda, eits maksudnya kemampuan anda yang sebenarnya🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s